iklan 336x280
iklan link responsive
iklan 336x280
iklan link responsive
Baca Juga
PROSES
PENGIRIMAN DATA MELALUI TOPOLOGI OSI LAYER DAN TCP/IP
A
PENGIRIMAN DATA MELALUI MODEL OSI (Open System Interconnection)
|
APLICATION LAYER
User interface
|
|
PRESENTATION LAYER
Mempresentasikan data
|
|
SESSION LAYER
Menjadwalkan User
|
|
TRANSPORT LAYER
Metode pengiriman data
|
|
NETWORK LAYER
Mencari rute alamat terbaik
|
|
DATA LINK
Mengorganisasi bit stream
|
|
PHISICAL LAYER
Mengatur media komunukasi
|
1. Aplications Layer / Lapisan Aplikasi (USER
INTERFACE)
Sesuai namanya, lapisan
ini berfungsi menjembatani
interaksi manusia dengan perangkat
lunak/software aplikasi. Dan
di lapisan inilah proses pertama terjadinya pengiriman paket data yang akan
dikirim. Selanjutnya menuju lapisan presentation. Protokol yang terdapat di
layer ini : HTTP,FTP,SMTP,dan POP3.
2. Presentation Layer / Lapisan Presentasi
Layer ini berfungsi untuk
mempresentasikan/mendefinisikan bagaimana format data ditampilkan kepada user,
sehingga data yang dikirimkan dapat dikenali oleh komputer penerima.contoh
format data JPEG,PNG,Doc,dll .
3. Session Layer / Lapisan Session
Layer ini berfungsi untuk
menjadwalkan/mendefinisikan bagaimana 2 buah komputer menjalin, mengontrol, dan
mengakhiri komunikasi. Layanan
yang diberikan oleh tiga layer pertama (fisik, data link dan network) tidak
cukup untuk beberapa proses. Maka pada lapisan session ini dibutuhkan dialog controller. Fungsi yang
diberikan oleh lapisan session antara lain :
·
Dialog
control
·
Sinkronisasi
Protokol
pada session layer : NETBIOS,PAP,RPC.
4. Transport Layer / Lapisan Transport
Tugas layer transport adalah untuk
menjalin komunikasi end-to-end
logik antara 2 buah komputer.
Yang dimaksud disini adalah bagaimana transfer data dari sebuah aplikasi pada 1
komputer dapat sampai pada aplikasi yang tepat pada komputer yang dituju ada
dua model pengiriman data yaitu melalui TCP dan UDP.
TCP : pengiriman data yang pasti terkirim ke tujuan
dan ada konfirmasi kalau sudah terkirim
UDP :
pengiriman data yang asal kirim ke tujuan dan tidak ada konfirmasi kalau sudah
terkirim
5. Network Layer / Lapisan Network
Lapisan network bertanggung jawab untuk
:
·
Menentukan
alamat jaringan
·
Menentukan rute
yg harus diambil selama perjalanan
·
Menjaga antrian
trafik di jaringan. Data pada layer ini disebut paket.
·
Meneruskan paket
ke jaringan yg benar disebut routing.
Protokol pada layer ini
: IP,ARP,RARP,IGMP.
6. Data Link Layer / Lapisan Data Link
Lapisan data link berfungsi berfungsi untuk membentuk data menjadi sebuah frame dan mengorganisir bit
stream kapan mulai dan kapan berhenti. Dalam data link layer ini, didefinisikan
bagaimana koreksi kesalahan data, flow control dan pengalamatan terhadap
perangkat keras seperti hub, bridge, repeater dan lain-lain. Pada layer ini,
data dikelompokan menjadi frame-frame. Layer ini juga menentukan bagaimana
setting perangkat-perangkat dapat saling berhubungan satu sama lain. Di layer
ini data diberi header dan data trail. Setelah itu data diteruskan ke Physical
Layer
protokol pada layer ini ARP
7. Phisycal Layer/ lapisan fisik
·
Mengatur
bagaimana data diletakkan dalam media komunikasi (kabel).
·
Melakukan
konversi bit-bit frame data link menjadi sinyal-sinyal elektronik (encode)
kemudian mengirimkan sinyal tersebut ke
media fisik.
·
Juga
mendefinisikan fungsi dan prosedur agar transmisi data bisa terjadi.
·
Transmission
rate : Menentukan kecepatan pengiriman data.
·
Media fisik :
Kabel UTP, Fiber, Wireless.
·
Bentuk Data : Bits.
· Beberapa
protokol penting di dalam layer ini antara lain: USB, Hub, Bluetooth
B. Lapisan Layer Pada TCP IP
|
APPLICATION
LAYER
User
interface
|
|
TRANSPORT
LAYER
Tranfer
data
|
|
INTERNETWORK
LAYER
Menentukan
rute pengiriman data
|
|
NET
ADDRESS
Menerima
dan mengirim data dari media fisik
|
1. Lapisan Network Acces
Lapisan ini bertanggung jawab mengirim
dan menerima data dari media fisik. Media fisiknya dapat berupa kabel, serat
optik, atau gelombang radio. Karena tugasnya ini, protokol pada layer ini harus
mampu menerjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang dimengerti
komputer, yang berasal dari perlatan lain yang sejenis. Pada layer ini terdapat
protokol-protokol seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame
Relay.
2. Lapisan Internet / Lapisan IP
Protokol yang berada pada layer ini
bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat dengan
cara menentukan jalur terbaik untuk paket. Internet Layer memiliki 1 protokol
yaitu TCP/IP.
3. Lapisan Transport
Berfungsi untuk bertanggung jawab untuk
mengadakan komunikasi antara kedua host/komputer. Protokol pada layer ini TCP
dan UDP.(Identilk dengan Transport Layer pada model OSI).
4. Lapisan Aplikasi
Berfungsi menyediakan servis-servis
terhadap software-software yang berjalan pada komputer. Protokol-protokol yang
beroperasi pada Application Layer: HTTP, FTP, POP3, SMTP, dll.
A. Teknologi Ethernet
Perbedaan
hub dan Switch
1.
Bekerja
pada OSI Layer yang berbeda
Hub
bekerja pada OSI layer pertama, yaitu layer physical atau lapisan fisik. Tidak
berbeda seperti kabel dan atau sinyal wifi, yang hanya menyalurkan data saja.
Switch bekerja pada lapisan kedua pada OSI Layer, yiaitu Data Link.
2.
Cara
kerja lebih simpel mana?
Kerja
hub hanya untuk menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel
yang tersambung. Switch tidak hanya mengirim atau menerima sinyal, tetapi juga
memproses informasi pada layer data link. Informasi yang dicek berupa mac
Address dari setiap komputer dan perangkat yang tersambung.
3.
Tingkat
Kehandalan
Walaupun
cara kerja dari hub itu simpel, namun kinerja dari swicth lebih bagus dari hub.
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan switch menggunakan sistem seleksi
terhadap semua pernagkat atau komputer yang terhubung dengan dirinya. yang
diseleksi oleh switch berupa MAC Address dari komputer atau perangkat jaringan
yang terhubung.
Sedangkan
hub tidak memiliki kemampuan tersebut, jadi setiap sinyal yang ditermia hub
melalui salah satu port, maka akan dikirim secara menyeluruh ke semua port yang
ada. Ini dikarenakan hub tidak mempunyai kemampuan untuk memastikan kemana
tujuan sinyal yang diterimanya tersebut. Ingat, hub hanya untuk menerima dan
mengirim sinyal.
4.
Kecepatan
transfer data
Karena
switch menyeleksi terlebih dahulu mac address mana yang menjadi tujuan, maka
hal ini membuatnya mengirimkan data lebih cepat. Tidak seperti hub yang
mengirim sinyal secara menyebar/menyeluruh, tidak peduli perangkat mana yang
menjadi tujuan data tersebut.
5.
Pengaturan
atau manageable
Hub
sama sekali tidak bisa diatur atau di-setting. Switch dengan label manageable
bisa diatur untuk memblokir atau mengijinkan komputer mana saja yang boleh
tersambung dengan dirinya. Switch bisa membagi satu segment jaringan LAN
menjadi dua atau lebih segment jaringan LAN meski secara fisik berada dalam
satu jaringan yang sama, hal ini dikenal dengan istilah Virtual LAN atau VLAN.
6.
Sistem keamanan
jaringan
Ketika data
yang dikirim oleh hub sampai pada tujuan, pasti data tersebut dalam kedaan
utuh. Namun, tidak dengan switch, data yang terkirim tersebut belum tentu utuh.
Bukan karena switch tidak mampu mengirim secara utuh. Melainkan setiap paket
data yang dikirim oleh switch pasti periksa terlebih dahulu untuk memastikan
setiap data yang terkirim bersifat aman. Jadi, untuk data yang dianggap
mencurigakan tidak akan sampai pada komputer tujuan.
B. CSMA (Carrier Sense Multiple Access)
Yaitu sebuah metode media
access control yang digunakan oleh
teknologi jaringan Ethernet. Dengan metode ini, sebuah node jaringan yang akan
mengirim data ke node tujuan pertama-tama akan memastikan bahwa jaringan sedang
tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh node lainnya. Jika pada tahap
pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka
node tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang
waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka
jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian. Metode ini efektif jika
hanya digunakan untuk jaringan dengan jumlah client yg sedikit.
C. ICMP
ICMP (Internet Control
Message Protocol)adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan / paket ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada konsisi normal, protokol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu, misalnya karena Router crash, putusnya kabel, atau matinya host tujuan. Pada saat ini ICMP membantu menstabilkan kondisi jaringan, dengan memberikan pesan-pesan tertentu sebagai respons atas kondisi tertentu yang terjadi pada jaringan tersebut.
contoh : hubungan antar router A dan B mengalami masalah, maka router A secara otomatis akan mengirimkan paket ICMP Destination Unreachable ke host pengirim paket yang berusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan ini maka host tujuan tidak akan terus menerus berusaha meng
proses pengiriman data melalui OSI layer dan TCP/IP
4/
5
Oleh
teman terbaik